Showing posts with label america. Show all posts
Showing posts with label america. Show all posts

Sunday, October 12, 2014

From Singapore to Badega With Love

Cuaca musim kemarau tidak menyurutkan tamu kita, pasangan dari Singapura dan Amerika, yaitu Linda dan Eric yang jauh-jauh datang dari Singapura ke Badega Gunung Parang. Tujuan mereka hanya satu, memanjat dan memanjat 

Linda on T2 Mount Parang

Dari seminggu yang lalu mereka sudah meminta lewat email kepada kita untuk menjemput di salah satu hotel di Jakarta, dan ketika pagi itu kita menjemputnya, tampaknya mereka sudah benar-benar siap untuk "Blangsak" (kata lain dari kita untuk berpetualang habis-habisan) di Gunung Parang.

Hari pertama dilalui oleh mereka dengan melahap jalur pemanjatan di Tower 3, dan sungguh diluar dugaan, ternyata mereka benar-benar menyukai alam Gunung Parang, meski di musim kemarau ini dan tidak banyak menyuguhkan pemandangan yang hijau, tetapi tetap spektakuler.

Linda & Eric, from Singapore to Badega with love

Dan di hari berikutnya, mereka mencoba untuk memanjat di jalur pemanjatan Tower 2, dan kedua sejoli ini tampak asyik menikmati pemanjatan di atas sana.

Ketika ditanya kenapa jauh-jauh mau datang kemari? Mereka menjawab ingin mendapat sensasi lain memanjat sebuah gunung batu yang terbesar di Indonesia ini. Dan selain itu gunung batu seperti ini hanya ada di Amerika ataupun Eropa, tetapi tidak di Asia.
Jadi mereka cukup bangga sudah bisa memanjat Gunung Parang, yang menjadi ikon dunia panjat tebing di Indonesia.

Linda moving on Tower 2 Mount Parang

Tanpa disadari, waktu untuk pulang sudah tiba. Dan saatnya kami harus kembali berpisah dengan tamu kita.
Sampai jumpa lagi di lain waktu Linda dan Eric, semoga kalian puas selama disini dan terus mencintai sampai akhir hayat !

Monday, September 1, 2014

Sebuah pelajaran dan pengalaman dari tamu mancanegara

Remaja Kampung Cihuni setelah berdiskusi dengan Ms. Anthene Grant dari US
Siapa sangka tamu kita kali ini adalah seorang General Manager dari sebuah resort terkenal di kepulauan Seribu, Mrs. Anthene Grant berkebangsaan Amerika Serikat.
Bersama beliau beberapa orang dari beragam negara juga ikut dalam rombongan dari "Ayo Ke Desa" yang dikomandani oleh Mas Anggun. 

Rombongan kecil ini sengaja datang untuk menghabisan waktu akhir pekan di Badega Gunung Parang yang ada di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Purwakarta.
Mulai dari jalan-jalan ke desa sampai dengan mendaki Gunung Parang yang eksotis.

Malamnya beberapa anak muda dari Kampung Cihuni bersama para Badega terlibat dalam diskusi kecil dan tukar pengalaman dengan tamu-tamu kami.
Topik yang dibahaspun beragam dari isu yang sederhana sampai dengan isu berat lainnya, tetapi yang menarik adalah pengalaman Mrs. Anthene Grant menangani sampah di pulau tempat resortnya berada, serta kreatifitas warga mengelola aktifitas penunjang untuk para tamu.

Dengan memberdayakan masyarakat sekitar melalui pendidikan yang diberikan kepada anak-anak usia dini, membuat mereka sadar tentang keberadaan sampah dan bagaimana mengelola bahkan mencegah polusi pencemaran disekitar pantai-pantai disana.
Di usia dini mereka telah sadar akan kebersihan dan lingkungan hidup, sebuah pendidikan yang sangat berharga untuk Badega Gunung Parang.

Disini kami berjibaku bagaimana menyadarkan warga tentang kebersihan dan menjaga lingkungan dari sampah.
Dan sejauh ini hasilnya memang belum sepenuhnya berhasil, karena untuk menumbuhkan kesadaran tentang kebersihan adalah sebagian daripada iman, adalah masih sulit dan bahkan sama sulitnya menumbuhkan pohon Jengkol di gurun sahara.

Bagaimanapun usaha kami dari Badega Gunung Parang tidak pernah berhenti disini, mengingat yang membangun dan mengelola wisata ini sepenuhnya adalah usaha komunitas warga, bukan para investor ataupun donatur.
Sehingga kami sadar bahwa berhasil atau tidaknya Badega Gunung Parang adalah tanggung jawab kami juga, dan sejengkalpun kami tidak menyerah begitu saja.

Pelajaran malam ini dari tamu-tamu kita tentang sampah dan kreatifitas sangat berharga sekali, dan menyadarkan kami untuk berbenah diri lebih baik lagi untuk masa depan.

Diskusi yang menyenangkan malam ini dengan ditemani secangkir kopi kayu manis yang hangat!

Rombongan "Ayo Ke Desa" melihat mata air Anaga