Showing posts with label World. Show all posts
Showing posts with label World. Show all posts

Wednesday, December 10, 2014

Akhir Dari Perjalanan Keliling Dunia

Sabrina, Tower 3, Mt. Parang


Siapa mengira jauh-jauh dari Jerman dan bekerja di Australia, dan pada akhirnya berlabuh di Badega Gunung Parang untuk mengakhiri perjalanan keliling dunianya di tahun 2014.
Seorang gadis, cantik dan masih muda, 23 tahun, namanya Sabrina, membuat sebuah kejutan dan warna baru di tempat kami, dalam beberapa minggu dia tinggal disini.

Sabrina on Pitch 3, Mt. Parang, Badega Gunung Parang, Indonesia

Dimulai dari kedatangannya yang tiba-tiba tanpa ada informasi sama sekali, dan terdampar di Stasiun Kereta Api, Bandung, dan kesasar di Wanayasa setibanya di Purwakarta.
Beruntung sekali, dia diantar oleh Petugas Keamanan Stasiun Kereta Api Purwakarta yang baik hati sampai di tempat kami dengan selamat.

Awalnya dia mengungkapkan ingin memanjat Gunung Parang, namun membawa peralatan yang minim serta seorang diri, dan hanya tinggal beberapa hari di Badega Gunung Parang.
Setelah mengisi formulir pendaftaran tamu, kami menyarankan dia untuk beristirahat dan melupakan kesulitan yang dia tempuh beberapa hari ini selama di Indonesia.

Mushroom Park, once in a year, she is really lucky.

Hari demi hari dilalui di Badega Gunung dengan memanjat dan hanya memanjat ditemani oleh guide kami. Dan hanya beberapa hari libur digunakan untuk jalan-jalan bersama kami ke Garut dan Bandung sekedar melepas lelah dan rutinitas memanjat.
Namun sekali lagi, gadis ini tampaknya lebih suka menyendiri di Badega Gunung Parang dan asyik dalam dekapan alam Gunung Parang.

Dan Sabrina memang membawa warna tersendiri bagi kami dan semua orang, termasuk rekan-rekan dari KOPASUS yang sedang berlatih di Gunung Parang.
Sepertinya tidak ada batasan lagi antara dia sebagai tamu dan kami disini, semua bergembira bersama di malam perpisahan rekan-rekan KOPASUS, dan Sabrina adalah bintangnya !

She is a Star !

Tidak terasa, waktupun cepat berlalu, sudah hampir dua minggu, dan Sabrina harus kembali ke Jerman karena visa kunjungannya akan habis dua hari lagi, dan kamipun mengantarnya kembali ke Stasiun Bandung untuk membeli beberapa oleh-oleh dan langsung bertolak ke Jakarta menggunakan kereta api.
Dan mengakhiri perjalanannya keliling dunia di tahun 2014.

Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, namun di hati kami, Sabrina seorang gadis muda Jerman, memberikan perspektif baru kepada kami tentang sebuah ikatan persahabatan yang tulus, bukan hanya sekedar tamu.

Selamat jalan, sampaikan salam kami kepada keluarga di rumah !

Auf Wiedersehen !

Saturday, August 16, 2014

Menjadikan tujuan wisata internasional dengan kesabaran dan keikhlasan

Suka atau tidak suka, Badega Gunung Parang kini mulai masuk incaran turis manca negara untuk menghabiskan waktunya berwisata disini.
Mereka kebanyakan datang ke Badega Gunung Parang karena tempatnya yang masih alami dan liar, dengan latar belakang Gunung Parang.

Fun and Relax with your family

Every family have own style
Di awal selalu ditekankan pada para tamu bahwa disini bukan resort atau wisata bintang lima, tetapi hanya kampung biasa yang pelayanannya kampungan. Jadi jika tidak siap atau mengharapkan lebih seperti di resort-resort yang ada, lupakanlah!
Tetapi jika ingin menikmati alam apa adanya tanpa polesan dengan seluruh keliarannya, datanglah dan berpetuanglah kemari.

Ready to Go for Climbing

Honey Moon on Badega Gunung Parang, Why Not?

Dengan kondisi yang apa adanya, tanpa bantuan dari pihak manapun, komunitas warga yang bergabung dalam Badega Gunung Parang, terus bergerak dan tumbuh tanpa mengenal lelah.
Setahap demi setahap,mereka terus membenahi lokasi wisata ini dengan semampunya.

Fill out the quality time with family
Just spend the time on Badega Gunung Parang
Bukannya tidak meminta bantuan ke pihak pemerintah atau swasta untuk dana bantuan pengembangan, namun sejauh ini masih belum ada tanggapan dan masih berkutat dengan janji angin surga berkaitan dengan pengembangan wisata Badega Gunung Parang.

Belum lagi ditambah beragam hasutan dan fitnah, cacian ataupun makian, dari para pengagum gerakan komunitas warga Badega Gunung Parang, yang jika kurang sabar menghadapinya sudah menjadi bibit kehancuran.

Namun hal tersebut tidaklah menyurutkan semangat dan ketabahan mereka dalam membangun lokasi wisata ini setahap demi setahap, semua dilakukan dengan semangat untuk hidup anak cucu yang lebih baik di kampung.

Tidak bisa dipungkiri, Badega Gunung Parang dirintis dan dibangun dengan sebuah mimpi gila, dan diwujudkan dengan keringat dan darah dan mengorbankan yang dicintai untuk memberikan manfaat dan masa depan yang lebih baik bagi warga sekitar gunung Parang.

Mimura San visits to Badega Gunung Parang
Catching fish 
Disini ego, individualitas, kesabaran, serta keikhlasan ditekan habis-habisan, yang ada adalah idealisme murni untuk kebersamaan. 
Jadi jangan heran, jika dinamisme gerakan komunitas Badega Gunung Parang sangat tinggi, dan bahkan bagi anggota Badega yang tidak kuat akan tersingkir dengan sendirinya karena kekurangan amunisi sifat-sifat di atas.

Dengan kata lain, alam Gunung Parang yang akan menseleksi sendirinya gerakan komunitas Badega Gunung Parang.

Saat ini, mungkin Badega Gunung Parang bukanlah apa-apa, tetapi insyaallah jika seluruh semesta mendukung maka sesuai rencana utama yang telah dibuat maka 3 tahun lagi Badega Gunung Parang sudah menjadi tujuan favorit untuk wisatawan Indonesia dan internasional. 

Welcome to Badega Gunung Parang
Manusia berusaha, namun Allah SWT Sang Penguasa Alam Semesat, yang menentukan.

Amin ya Rabb !