Kesederhanaan dalam menikmati alam, tidak harus pergi jauh ke hutan atau pedalaman.
Bahkan harus terbang melintas benua atau pulau hanya mengejar keindahan.
Tengoklah ke Purwakarta, disana ada sebuah wisata kampung yang sederhana tetapi memiliki pemandangan yang spektakular. Dialah Badega Gunung Parang
Showing posts with label pasundan. Show all posts
Showing posts with label pasundan. Show all posts
Monday, January 13, 2014
Friday, November 1, 2013
Kearifan budaya kampung
Di kampung Cihuni, yang hanya berjarak 3 jam perjalanan dari Jakarta, ternyata kita dapat menjumpai kearifan yang sulit ditemui di kota besar, atau bahkan di kota kecil sekalipun. Disini kita dapat belajar bagaimana menghormati para lelulur.
Salah satu contoh, adalah Kang Soun, dia adalah penduduk asli disini dan kemudian mengadu peruntungan menjadi mandor proyek yang sukses di Jakarta, dan entah kenapa,kemudian beliau kembali lagi ke kampung dan mengawali lagi kehidupannya dengan merawat 'petilasan-petilasan' para leluhur yang banyak bertebaran di kaki Gunung Parang hingga kini.
Awalnya, dia di cap oleh warga sebagai 'orang gila' karena merawat batu-batu berserakan yang tidak jelas dan hanya buang-buang waktu. Tapi lambat laun, wargapun menaruh hormat kepadanya karena dia menemukan beberapa situs megalitikum dan mampu merawatnya hingga kini, hanya seorang diri.
Sebuah pelajaran yang sangat berharga disini, jangan pernah menganggap remeh seseorang, karena dia mampu merubah dunia!
Labels:
budaya,
Cihuni,
desa wisata,
gunung parang,
kampung wisata,
kebudayaan,
kerajaan,
kesenian,
pajajaran,
pasundan,
purwakarta,
seni,
sunda,
tegalwaru
Subscribe to:
Posts (Atom)
