Wednesday, December 21, 2016

Tahu Gak sih? Ulang tahun TRANS7 di Via Ferrata Gunung Parang

Sebuah program Tau Gak Sih dari TRANS7 mencoba untuk meliput Via Ferrata di Gunung Parang.
Inilah hasilnya ! Selamat menikmati....
Yuk buruan kemari guys....


Pendidikan paling keren ada di Purwakarta !

Satu terobosan penting dari Kang Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat, yang membuat kami benar-benar hormat dan salut kepada beliau adalah kesederhanaan dan apa adanya, disiplin dalam mendidik anak, tanpa menghilangkan akar rumput dari mana beliau berasal, dan memegang teguh ciri budaya sunda yang arif.

Di Purwakarta, beliau mengajak semua guru dan murid serta orang tua terlibat aktif dalam Pendidikan Vokasional, dimana sang murid dalam satu hari di setiap minggunya diwajibkan mengikuti orang tuanya bekerja dengan tujuan agar mereka mengetahui pekerjaan dan beban yang dipikul orang tua dalam membesarkan mereka, dengan demikian mereka telah belajar untuk lebih arif dan bijaksana, serta menghargai orang tua dari mulai tingkat dasar sekali.

Sebuah pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga bagi setiap anak di Purwakarta di tengah arus modernisasi dan serangan budaya urban dan asing, yang mungkin tidak sesuai dengan kearifan budaya bangsa ini.

Bagi kami, ini sebuah pengalaman dan pelajaran juga dalam mengembangkan Badega Gunung Parang dimana kami melibatkan semua aspek dan faktor yang ada di Gunung Parang, dari mulai anak-anak sampai orang tua.

Karena kelak rintisan wisata ini bukanlah untuk kami, tetapi untuk anak-anak dan cucu-cucu kami yang ada di Gunung Parang...dan untuk semua orang !

Bupati Paling Keren ada di Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi

Kang Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta) bersama sang putra, setelah mencapai puncak Gunung Parang

Mungkin dari sekian banyak pejabat negara dan pemimpin daerah yang berani mengambil resiko untuk melakukan kegiatan memanjat tebing tanpa aturan protokoler kaku hanya beliau seorang, yaitu Bapak Dedi Mulyadi SH, Bupati Purwakarta, Jawa Barat, atau biasa yang dipanggil Kang Dedi Mulyadi.

Pada hari Selasa, 13 Desember 2016, merupakan hari yang bersejarah di Gunung Parang, ketika Kang Dedi mengunjungi Gunung Parang dalam perjalanan dinasnya bersama putranya dan rombongan.
Beliau menyempatkan diri untuk mencoba Via Ferrata di Badega Gunung Parang Basecamp Cirangkong, Purwakarta.

Kang Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa barat, mencoba Via Ferrata di Badega Gunung Parang

Bagi kami dan para pemanjat tebing yang ada disana, inilah rekor pertama di dunia untuk panjat tebing dimana seorang pejabat negara dan pemimpin daerah melakukannya seperti layaknya tamu-tamu kami dan orang pada umumnya, tanpa aturan resmi kenegaraan, dan apa adanya.

Sungguh, kami yang ada di Badega Gunung Parang, dibuatnya kaget dan terharu, melihat seorang pemimpin yang begitu sederhana dan apa adanya, menyempatkan diri berkunjung ke tempat kami yang apa adanya, dan mencoba wisata petualangan yang ada disini.

Beliau juga sempat berseloroh bahwa sengaja kemari mengajak anaknya agar tidak menjadi anak yang manja dan sekaligus mengetahui pekerjaan Ayahnya yang tidak hanya duduk di kantor, tetapi juga memanjat tebing seperti yang dilakukannya sekarang.

Salut dan hormat untuk Kang Dedi Mulyadi !


Monday, December 19, 2016

Via Ferrata dan Tyrolean DARI LANGIT TVOne

Selamat datang di Gunung Parang, sebuah gunung batu yang berada di Purwakarta dan menjadi tempat wisata petualangan terbesar di Indonesia.
Saat ini sudah tersedia beragam wisata mulai dari Via Ferrata sampai dengan Tyrolean, dan terus berkembang sampai saat ini

Friday, October 28, 2016

Tyrolean, cara baru bermain dan berpetualang di Gunung Parang

Inilah paket SUPEREXTREME yang ada di Badega Gunung Parang !

Mau coba?

Ada dua akses untuk menuju stasiun tyrolean di Puncak Gunung Parang Tower 1, pertama, kamu bisa lewat rute trekking yang biasa dari Desa Pasanggrahan, Purwakarta, Indonesia.

Atau kamu bisa melewati via ferrata rute +900m menyeberang dari Tower 3 ke Tower 2 dan selanjutnya bermain tyrolean disana.
Lebih lengkapnya ada di sini !

Lihat video kerennya di KOMPAS.COM



Info lebih lanjut hubungi Call Center Badega Gunung Parang : +62 8787 4708230

Saturday, October 1, 2016

The Super Extreme Packages

Super Extreme Package
This Package Valid from 1 October 2016 until further notice !

Dalam paket SUPER EXTREME ini, Anda akan diajak untuk memanjat via ferrata setinggi 900 meter, dan kemudian anda akan bermalam di puncak Gunung Parang Tower 3 yang masih liar sambil menikmati pemandangan alam sekitar mulai dari matahari terbenam sampai dengan matahari terbit pagi hari.

Keesokan harinya anda akan diajak untuk menyeberang ke Tower 2 melalui jalur panjat dan via ferrata setinggi 100 meter, dan begitu sampai di puncak Tower 2, anda akan menyeberang ke puncak Tower 1 dengan menggunakan jembatan Tyrolean sepanjang 100 meter, yang membentang di atas ketinggian 900 meter.

Dan anda tinggal memilih pulang menggunakan jalur trekking berjalan kaki ke basecamp, atau melalui rute via ferrata kembali ke basecamp, semuanya tergantung pilihan anda.

Selamat berpetualang !

~~~~~

In the SUPER EXTREME package, you will be invited to climb via ferrata as high as 900 meters, and then you will spend the night at the summit of Mount Parang Tower 3 is still wild while enjoying the natural scenery around from sunset until sunrise in next morning.

The next day you will be invited to cross over to Tower 2 through climbing and via ferrata as high as 100 meters, and so reached the peak of Tower 2, you will cross to the top of Tower 1 by using the bridge of Tyrolean 100 meters, which extends over a height of 900 meters ,

And you can choose to use trekking return walk to the basecamp, or through a via ferrata route back to base camp, it all depends on your choice.


Happy adventuring !

Thursday, July 7, 2016

Paket Wisata Lebaran 2016

Silahkan pilih wisata petualanganmu di Badega Parang Cirangkong, tidak masalah kamu seorang pemula sekalipun, karena paket wisata ini tersedia dan khusus di desain untuk semua orang dan semua usia.

Hubungi Badega Parang Call Center : 08787-470-8230

Tyrolean + Hammocking + Trekking

Via Ferrata +100Meter 

Via Ferrata +500Meter 


Saturday, June 11, 2016

Via Ferrata Tertinggi di Indonesia ada di Gunung Parang



Avatar Parang Via Ferrata 2016


Kini Purwakarta semakin istimewa, karena satu demi satu tempat wisatanya semakin bersolek diri menjadi lebih baik dan tertata apik, demikian pula Gunung Parang di kawasan Tegalwaru, yang berada di dua desa yaitu Pasanggrahan dan Sukamulya.

Sebuah wisata petualangan yang seru dan dapat dinikmati semua orang dan usia kini bertambah lagi di Gunung Parang, yaitu Parang Via Ferrata, sebuah jalur panjat tebing yang menggunakan tangga-tangga besi setinggi 500 meter, akan selesai dibuat pada akhir Juni nanti, dan diharapkan bisa digunakan pada liburan lebaran mendatang.

Pengerjaan yang sepenuhnya dilakukan oleh anak-anak muda kampung Cirangkong dan Cihuni Gunung Parang yang sudah berpengalaman dalam dunia panjat tebing ini, dan sangat mengenal baik lekak lekuk dinding Gunung Parang, semakin membuktikan bahwa kreatifitas anak-anak muda ini patut diacungi jempol.
Jalur via ferrata ini akan terbagi menjadi 3 rute ; 100 meter, 300 meter,  500 meter, 700 meter, dan terakhir 900 meter

Dengan kategori bisa dilakukan untuk semua umur dengan didampingi para guide yang berpengalaman.

Dan ditengah-tengah rute Parang Via Ferrata ini serta di puncak Tower 3 Gunung Parang, terdapat tempat beristirahat yang dapat digunakan untuk makan siang dan minum kopi atau teh sambil menikmati pemandangan alam Purwakarta yang spetakuler.
Inilah mahakarya anak kampung Gunung Parang untuk Purwakarta dan Indonesia !

#Avatar Project 2016

~~~

Now Purwakarta more special, as one by one the more touristic place preen themselves into a better and well-appointed, as well as in the Parang Mountains Tegalwaru region, which is in two villages, Pasanggrahan and Sukamulya.

An adventure tours are fun and can be enjoyed by everyone, and age is now increased again in Mount Parang, namely Parang Via Ferrata, a pathway rock climbing using ladders iron as high as 500 meters, will be completed by the end of June, and is expected to be used the upcoming Eid holiday on 2016.

Workmanship is fully carried out by young people and the village Cirangkong Cihuni Parang Mountains that has been experienced in the world of rock climbing is, and is very familiar with pits, through the curve of the walls of Mount Parang, further proves that the creativity of young people is admirable.

Mt. Parang's via ferrata will be divided into three routes; 100 meters, 300 meters, 500 meters, 700 meters, and the last 900 meters.
By category could be done for all ages with accompanied by experienced guide.

And in the midst of Parang Via Ferrata route as well as at the top of Tower 3 Parang Mountains, there is a resting place that can be used for lunch and a coffee or tea while enjoying the natural scenery that spetakuler Purwakarta.

This is a masterpiece of Mount Parang village boy to Purwakarta and Indonesia!


Thursday, June 9, 2016

Sebuah "AVATAR" di Kampung Cirangkong

Rute Avatar - Parang Via Ferrata 2016

Avatar

Kami menyebutnya sebuah AVATAR, adalah sebuah proyek yang muskil dan tidak mungkin terjadi, tetapi kami dengan mati-matian membuatnya terjadi, seperti mewujudkan mimpi-mimpi kami yang terliar sekalipun di Gunung Parang.

Di Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan yang berjarak 1 kilometer dari lokasi Badega Parang Cihuni, saat ini sedang dikerjakan sebuah rute terjauh Via Ferrata (Tangga Besi) ke Puncak Gunung Parang Tower 3 yang nantinya akan tersambung ke Tower 2 dan Tower 1 melewati tyrolean dan jembatan gantung dari kawat baja.

Jangan pandang remeh sesuatu yang tidak kamu ketahui

Sebuah pekerjaan yang bisa dikategorikan ke skala raksasa bagi orang kampung, di Badega Parang bukanlah pekerjaan yang sulit dan tidak mungkin terjadi.
Sebuah pepatah mengatakan, "Jangan pandang remeh sesuatu yang tidak kamu ketahui", begitu pula yang terjadi disini, sesuatu yang sulit bisa kita buat mudah, apalagi bagi anak-anak muda kampung disini yang sudah terbiasa memanjat tebing dan fasih dengan beragam tekniknya.

Jangan berpikir bahwa pekerjaan ini di danai oleh investor atau pihak korporasi, tidak ada sekalipun!
Semuanya berasal dari dana swadaya anak-anak muda disini, dan semuanya dari hasil patungan, dan apapun mereka tempuh asal halal untuk mewujudkan rute via ferrata terpanjang di Gunung Parang.
Sebuah usaha yang patut diacungi jempol, dan membuktikan bahwa kekurangan bukanlah akhir dari segalanya.

Mengkanibal Mesin Bor

Tidak ada rotan akar pun jadi, istilah ini berlaku juga disini, ketika kami kesulitan mesin bor dan mencari spare partnya, dengan terpaksa, kami harus melakukan kanibalisme antar merek mesin Bor demi mendapatkan hasil kerja yang memuaskan.

Hal ini kami lakukan karena untuk membeli mesin baru pun harus kembang kempis menghitung sisa dana yang ada di Badega Parang Cirangkong, dan kamipun harus putar otak untuk mencari solusinya.
Terkadang kami menggunakan ilmu "kepepet", dan biasanya akan muncul kreatifitas apapun bentuknya.

Pembatasan Trip

Untuk mengantisipasi membludaknya para tamu yang ingin mencoba via ferrata tertinggi di Gunung Parang ini, kami akan menggunakan sistem pembatasan kuota trip.
Hal ini bertujuan faktor keselamatan dan mengurangi dampak kerusakan hutan Bambu "Tamiang" (bambu kecil langka yang hanya ada di Puncak Tower 3 Gunung Parang), serta kondisi lingkungan di Puncak Tower 3.

Tunggu Tanggal Mainnya

Diharapkan pekerjaan ini rampung sebelum tanggal 15 Juli 2016 untuk Parang Via Ferrata yang diperkirakan tingginya mencapai 500 meter dan berakhir di puncak Tower 3 sisi Barat Gunung Parang.

Dan selanjutnya akan dihubungkan melalui Tyrolean ke Puncak Tower 2 dan Tower 1, dan berakhir dengan Trekking kembali ke Base Camp Badega Parang di Kampung Cirangkong.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Avatar

We call it an AVATAR, is a project that is improbable and unlikely to happen, but we desperately to make it happen, like make the dreams of our wildest even in Parang Mountains.

In Kampung Cirangkong, Village Pasanggrahan within 1 kilometer of locations Badega Parang Cihuni, currently being worked on a route furthest Via Ferrata (Household Iron) to the summit of Mount Parang Tower 3 which will be connected to Tower 2 and Tower 1 passes tyrolean and drawbridge of steel wire.

Do not look trivial something you do not know

A job that can be categorized into a giant scale for the village, in Badega Parang not a tough job and is unlikely to occur.
A proverb says, "Do not look trivial something you do not know", so is going on here, something that is difficult we can make easy, especially for young people here who are familiar hometown rock-climbing and conversant with a variety of techniques.

Do not think that this work was funded by the investor or a corporate party, no one!
Everything comes from self funding young kids here, and all of the results of the joint, and whatever they follow kosher to realize the longest route via ferrata on Mount Parang.
An attempt is admirable, and proves that the shortage is not the end of everything.

Cannibalize Drilling Machines

No cane root was so, this term applies also here, when we had trouble drilling machines and look for the spare parts, by necessity, we have to perform cannibalism among Drill machine brand to have a satisfactory work.

This we do because to buy a new machine must fireworks flared calculate the remaining funds available in Parang Badega Cirangkong, and we also have to turn the brain to find a solution.
Sometimes we use the science of "trapped", and will usually appear creativity regardless of its form.

Restrictions Trip

To anticipate guests booming who want to try the highest via ferrata on Mount Parang, we will use a system of quota for restrictions trip.
It aims factor of safety and reduce the impact of forest destruction Bamboo "Tamiang" (small bamboo rare that only exist in the Peak Tower 3 Mount Parang), and environmental conditions at the Peak Tower 3.

Wait for the D day

This work is expected to be completed before the date of July 15, 2016 to Parang Via Ferrata estimated height reaches 500 meters and ending at the top of Tower 3 West side of Mount Parang.

And will be connected via Tyrolean to Peak Tower 2 and Tower 1, and ends with a return to Base Camp Trekking Badega in Kampung Parang Cirangkong.




Wednesday, June 1, 2016

Lokasi Badega Gunung Parang - Kampung Cirangkong

Rute Badega Gunung Parang - Kampung Cirangkong

Lokasi Badega Gunung Parang - Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan, Tegalwaru, Purwakarta 
Disini kelak dan sedang dibangun beberapa infrastruktur wisata kuliner, pelatihan panjat tebing dan guide gunung parang, via ferrata, rumah pohon, rumah tebing, dan masih banyak yang tidak mungkin terjadi di Gunung Parang, tetapi bakal terjadi disini.

Untuk itulah kita menyebutnya proyek Avatar...karena inilah Gunung Parang !

Tuesday, May 31, 2016

Sebuah Sejarah Baru Sedang Dibuat di Kampung Cirangkong, Purwakarta

West Side of Mount Parang

Sebuah sejarah baru sedang dibuat di kampung Cirangkong, Purwakarta, dari sebuah sudut dinding Gunung Parang di sisi barat.

Bercerita tentang semangat membangun kampung melalui usaha pariwisata, cerita sederhana dari anak-anak muda kampung yang mulai tersadar dengan potensi keindahan geografis alam di kampungnya.

Semangat ini menjalar dari komunitas warga yang berada di Kampung Cihuni, dan kini menjalar ke Kampung-Kampung lainnya yang ada di lingkar Gunung Parang.

Dari sebuah bengkel motor tempat 'nongkrong' anak-anak muda kampung sekitar, sebuah percikan api semangat berwirausaha dalam dunia pariwisata dipercikkan, yang akhirnya menyala membesar bagaikan api unggun.

Kini anak-anak muda Cirangkong, melanjutkan semangat menjaga Gunung Parang, sesuai dengan amanat yang disematkan Bupati Purwakarta, Bapak H. Dedi Mulyadi SH ke nama Badega Gunung Parang, yaitu Penjaga Gunung Parang untuk seluruh warga lingkar Gunung Parang.

Komunitas Badega Gunung Parang di Kampung Cirangkong, Desa Pasanggrahan, yang dikomandani oleh Apin, salah satu tokoh anak muda, menggerakkan beberapa rekan-rekannya antara lain, bajing, ucup, uyep, ukek, deden, dan dibantu beberapa anak muda dari kampung-kampung lainnya yang ada di lingkar Gunung Parang membuka lahan yang akan digunakan untuk wisata kuliner, wisata kampung, dan panjat tebing, dan via ferrata.
Lahan yang terletak persis di sisi barat Gunung Parang, kelak nantinya juga akan digunakan sebagai pusat pelatihan anak-anak muda untuk menjadi pemandu wisata di Gunung Parang.

Pembangunan Bale Semah

Semangat muda dan tenaga muda, inilah yang diperlukan untuk gerakan wisata di lingkar Gunung Parang.

Tanpa harus meminta-minta, dan modal dengkul, Badega Gunung Parang kembali membuat sejarah baru di Gunung Parang, Purwakarta.





Thursday, May 19, 2016

TYROLEAN & HAMMOCKING DI PUNCAK MENARA GUNUNG PARANG

Tyrolean di Gunung Parang

Sebuah petualangan yang unik dan yang pernah ada di Indonesia, beragam aktifitas ekstrim dari mulai Rock Climbing sampai Tyrolean dan dibumbui dengan Trekking serta Hammocking dibuat menyenangkan bagi siapa saja yang belum pernah mencobanya.

Kami menyebutnya BADEGA SUPERBLANGSAK !

Disamping berpetualang, anda akan diajak juga untuk belajar mengenal lebih dekat dengan aktifitas olahraga ini dengan para guide yang berpengalaman di Gunung Parang, dan tentu saja dengan cara menyenangkan disini.

Awal perjalanan anda akan trekking selama 3 jam dari Base Camp ke Puncak Tower 1 Gunung Parang, di atas Puncak Tower 1 sini anda akan memakai peralatan lengkap yang sudah disediakan oleh kami, dan kemudian menuruni dinding Tower 1 menggunakan tali dan tangga besi sejauh 20 meter ke Stasiun Tambatan Tower 1.

Rute Trekking ke Gunung Parang

Selanjutnya anda akan menyeberang menggunakan lintasan kawat baja sepanjang 60 meter ke Stasiun Tambatan Tower 2.
Jika saat pertama kali anda merasa 'deg-deg-ser' dan adrenalin anda terpompa habis, maka anda dapat mencoba beberapa kali sampai anda puas dan rasa takut akhirnya hilang.

Selanjutnya anda akan menuju ke Puncak Tower 2 Gunung Parang, kemudian beristirahat menikmati pemandangan Danau Jatiluhur dan Cirata serta Purwakarta sekitarnya.

Camping di Tower 1

Setelah puas menikmati pemandangan yang spektakuler, anda akan kembali melintasi kawat baja untuk kembali ke stasiun tambatan Tower 1, namun di tengah lintasan, anda akan di ajak untuk bermain hammocking dulu sambil ber "selfie" ria di ketinggian 963 mdpl.

Setelah puas, anda akan meniti tangga dan tali ke Puncak Tower 1 dan trekking turun kembali ke Base Camp selama 2 jam perjalanan.

Di Tower 2 Gunung Parang

Bagi anda yang menginap, kami telah menyediakan tenda dan perlengkapannya untuk anda sambil menikmati Sunset dan menghabiskan malam di Tower 1, jika langit cerah anda akan melihat gugusan bima sakti serta melihat bintang bertaburan di langit, dan esoknya menyambut Sunrise dari Puncak Gunung Tertinggi di Purwakarta.

Tyrolean Traverse antara Tower 1 dan Tower 2 Gunung Parang

PERLENGKAPAN YANG HARUS DIBAWA

Anda diminta untuk membawa perlengkapan pribadi seperti ;
1. SARUNG TANGAN
2. MAKANAN & MINUMAN PRIBADI
3. JAKET DINGIN / HUJAN
4. PAKAIAN PENGGANTI

Hammocking di antara Tower 1 dan Tower 2 Gunung Parang


YANG DISEDIAKAN BADEGA PARANG

Kami akan menyediakan untuk anda ;
1. Peralatan Lengkap beserta Guide
2. Tenda dan Matras
3. Minuman Lokal (Kopi/Teh/Jahe)
4. Makan Ala Kampung (Saat Kedatangan dan Saat Kepulangan)

Tyrolean Traverse di atas awan di Puncak Gunung Parang


JADWAL PEMBERANGKATAN

Jadwal Pemberangkatan:
PAGI 07.00 UNTUK YANG SEHARI PERJALANAN
SIANG 14.00 UNTUK YANG MENGINAP DI TOWER 1

HARGA PAKET SUPER BLANGSAK

Harga Umum untuk per orang @Rp.575,000 / org


PEMESANAN DAN PEMBAYARAN

# Kirim nama/alamat/email/tgl. Kedatangan dan pembayaran penuh via transfer ke BCA no.rekening 006-0222-045 (Dhanni Daelami),

# Mohon kirim bukti pembayaran sebelum kedatangan anda untuk konfirmasi final.

# Pembatalan jadwal dari pihak tamu dikenakan biaya 50% dari harga.

# Jika tidak memungkinkan karena suatu sebab, kedatangan / pemberangkatan bisa dijadwal ulang sesuai kondisi.

Tower 1 dan Tower 2 tempat bermain SuperBlangsak di Gunung Parang

KONTAK KAMI

"Badega Gunung Parang"
Eco Resort / Climbing / Via Ferrata / Course / Community Center
Hotline +628787-470-8230
Email: badega.parang@gmail.com
Website: Http://badegaparang.blogspot.com
Instagram / twitter : @badegaparang
Facebook : @badegaparang

Monday, February 29, 2016

Via Ferrata di Gunung Parang

Kini memanjat Gunung Parang tidak sesulit yang anda bayangkan, cobalah wisata baru yang disediakan di Badega Gunung Parang, namanya Badega Taraje Beusi (atau dalam bahasa Italy "Via Ferrata" atau Inggris "Iron Ladder"...atau paling mudah... "Tangga besi").

Badega Taraje Beusi
Wisata yang pertama kali ada di Indonesia, adanya di Badega Gunung Parang di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Purwakarta, Indonesia.
Sangat mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum, hanya 3 jam dari Jakarta, atau 2 jam dari Bandung.
Anda sudah memperoleh sensasi wisata petualangan yang seru dan tidak terlupakan.


Badega Taraje Beusi

Idenya sendiri berasal dari jalur-jalur pendakian di dinding gunung yang ada di Italy, yang dikenal dengan istilah "Via Ferrata" atau tangga besi, karena dibuat untuk jalur transportasi antar desa dan logistik saat perang dunia pertama.


Badega Taraje Beusi
Dan di Badega Gunung Parang sendiri, ide ini diluncurkan pertama kali di master plan pengembangan Gunung Parang yang dibuat pada tahun 2012 dan dipublikasikan di website di tahun 2014, dan baru dibangun pada pertengahan tahun 2015, setelah terkendala dengan dana pembangunannya, pada akhirnya dapat dioperasikan di akhir tahun 2015.

Jadi total waktu yang dibutuhkan oleh Badega Gunung Parang untuk merealisasikan proyek "Via Ferrata" adalah 3 tahun, meski tertatih-tatih akhirnya terwujud juga.

Dan kami menyebutnya "Badega Taraje Beusi"


Berapa Biayanya ?

Saat ini baru tersedia rute pendek Badega Via Ferrata setinggi 300 meter di Tower 3 Gunung Parang dengan harga Rp.150,000 / orang termasuk Alat dan Guide.

Untuk rute menengah dan panjang sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan akhir bulan maret 2016 sudah selesai.


Badega Taraje Beusi


Bagaimana Naiknya?

Sederhana sekali, anda tinggal menggunakan harness (pengaman) yang sudah disediakan oleh kami, dan anda tinggal naik ke anak-anak tangga yang sudah tertancap di dinding Gunung Parang, dengan mengaitkan carabinner (cincin kait baja) pada lintasan kawat baja sebagai pengamannya.

Jangan kuatir, anda akan ditemani dan diarahkan oleh Guide-Guide kami yang berpengalaman selama anda berwisata disini.


Apa saja yang dibawa?

Anda cukup membawa Sarung Tangan yang tebal untuk menutup telapak tangan anda agar terhindar duri kawat yang mungkin muncul di lintasan kawat baja, atau serpihan batuan yang tajam.
Dan bawalah pakaian ganti dan peralatan mandi, agar anda bisa pulang kembali dengan pakaian yang bersih.

Badega Taraje Beusi

Bagaimana keselamatannya?

Perlu kami peringatkan di awal, bahwa setiap aktifitas luar ruang yang tersedia di Badega Gunung Parang memiliki resiko yang berbahaya dan bisa berakibat cacat dan bahkan kematian.

Meski semua potensi bahaya yang ada sudah kami minimalisir dengan peralatan dan infrastruktur pengaman, dan pengarahan keselamatan yang diberikan di setiap awal perjalanan oleh para guide dan papan petunjuk. 


Namun kami masih merasa perlu dan berkewajiban mengingatkan kembali kepada anda untuk faktor resiko yang mungkin terjadi.

Prinsip kami tidak ada yang 100% aman dalam aktifitas luar ruang yang tersedia di Badega Gunung Parang, namun kami harus menyatakan bahwa disini, bahwa disini 99% aman dan 1 % tidak aman.

Selanjutnya terserah anda yang memutuskan untuk beraktifitas di Badega Gunung Parang.

Tertarik?

Hubungi hotline BADEGA GUNUNG PARANG +62 87874708230

Badega Taraje Beusi