Wednesday, June 3, 2015

Bermalam di dinding Gunung Parang, Mau Coba?

Mau tahu rasanya bergelantungan ria di dinding Gunung Parang, ini ceritanya dari tamu kita, Rahmat Hadi, dari Jakarta



Mau cobain  sensasi yang tidak biasa ini ?

Galeri Foto Terbaru dari Badega Gunung Parang

Bukan Sembarang Film Dari Para Tamu Tentang Kita

Ingin tahu beragam cerita dan kekonyolan yang dibuat tamu kami selama mereka berpetualang di Badega Gunung Parang, lihat Video-video yang dibuat oleh mereka disini.



Video oleh : HappyCamp 2015



Video oleh : Kawasaki Ninja Club Jakarta




Video oleh : KaneProject


Video oleh : Badega Parang


Kita tunggu video-video yang lain dari anda tentang Badega Gunung Parang !

Monday, May 25, 2015

Trailer Air Mata Fatimah, tayang di YouTube!


Sebuah cerita tentang kesabaran, keiklhasan dan ketabahan dari seorang anak manusia.
Semua terangkum dalam sebuah maha karya "Air Mata Fatimah" yang mengambil lokasinya di Badega Gunung Parang, Purwakarta, Indonesia.

Sedikit banyak dan diakui atau tidak, benang merah cerita ini hampir menyerupai perjalanan Badega Gunung Parang membangun mimpinya sampai hari ini di kaki Gunung Parang.

Saksikan trailernya di You Tube !




Thursday, May 14, 2015

Pembuatan Film “Air Mata Fatimah” di Badega Parang



Para bintang film "Air Mata Fatimah"

Setelah beberapa kali survey ke lokasi Badega Parang, akhirnya tim produser film Air Mata Fatimah memutuskan untuk menggunakan seluruh lokasi Badega Parang untuk menyelesaikan pengambilan film yang bertemakan religi ini.

Sungguh suatu kehormatan bagi kami akhirnya Gunung Parang dikenal oleh para sineas perfilman di tanah air lewat produksi film Air Mata Fatimah, yang rencananya akan ditayangkan pada akhir bulan Ramadhan tahun 2015 ini.

Para "Kiai" difoto dulu sebelum diambil gambarnya
Film yang disutradarai oleh Oka Mahadi bergenre drama religi, diperankan oleh Reza Pahlevi, Jajang C Noer, Anindhika Widya, Oka Sugawa, Dwi Andhika, Reyhan Misscel 2014, Violeta Mongi, Vikri Rasta, Yafi Tessa, Jian Batari dan Dwi Sartika finalis misscel 2014.

Dari rencana 3 hari pengambilan gambar di Badega Parang, akhirnya kru dan artis menghabiskan waktunya selama 14 hari tinggal di Badega, dikarenakan pengambilan gambar dilakukan pada saat puncak musim hujan pertengahan Februari 2015 di wilayah Gunung Parang dan sekitarnya.

Selama dua minggu, Badega Parang sudah seperti Hollywood-nya Indonesia, ketika para artis dan kru film berkumpul dan berbaur bersama-sama penduduk kampung. Dan seperti mimpi di siang bolong, ketika penduduk kampung yang notabene hanya tahu artis-artis dari televisi dan film, kini tinggal dan hidup sehari-hari dengan cara kampung bersama warga kampung Cihuni dan Cisarua.


Proses Pengambilan Gambar di Badega Parang

Tidak ada perbedaan dan cara layanan khusus untuk para artis-artis ini, karena kami menyediakan pelayanan dan akomodasi seperti pada umumnya yang diberikan kepada tamu-tamu lain.
Syuting Air mata Fatimah di Badega Parang

Di awal memang sudah disepakati bersama produser, bahwa kami tidak bisa menyediakan hal-hal yang aneh jika diminta oleh para artis, tetapi kami hanya bisa menyediakan layanan ala kampung, dan sensasi berpetualang disini, serta atmosfir kampung dan budaya sunda jaman dulu.
Vikri Rasta, salah seorang artis dan juga komedian kreatif, bahkan mencoba program Belajar Panjat Tebing di Tower 2 Gunung Parang, dan ujung-ujungnya ketagihan juga untuk mencoba dinding Tower 2 sampai dengan pitch 9 (Teras Besar / 500 mtr). Sebuah awal yang bagus untuk seorang pemula yang tidak bisa dan baru mengenal panjat tebing.

Ke depan beberapa sineas berencana untuk membuat beberapa produksi film dan sinetron di sekitar lingkar Gunung Parang, melihat kondisi alam dan lingkungan Gunung Parang masih alami.
Dan bukannya tidak mungkin suatu ketika sekitar lingkar Gunung Parang menjadi sebuah studio alam raksasa, kita lihat saja nanti.


Film Air Mata Fatimah oleh OK Mahadi

Dwi Andhika dan kawan-kawan

Jujur saja, lokasi Badega Gunung Parang bukan apa-apa dibandingkan lokasi wisata lainnya yang sudah punya nama di Jawa Barat, bahkan di Indonesia. 

Inilah kami dengan apa adanya !

Friday, January 30, 2015

Ayo Belajar Panjat Tebing !

Belajar Teknik Belay


Jika kamu ingin belajar panjat tebing, maka disini tempatnya!

Disini kami akan berbagi ilmu tentang panjat tebing dan beragam tips dan triknya dengan kamu dalam satu paket pembelajaran yang praktis dan tidak pakai rumit.

100% pembelajaran dilakukan langsung di tebing dinding gunung Parang.
Materi yang diajarkan mencakup keseluruhan seluk beluk dan teknik panjat tebing, penyelamatan vertikal, sampai dengan ekspedisi di tebing.

Bigwal Cimbing Course

Paket belajar panjat tebing Badega Gunung Parang dikemas dalam 4 hari 3 malam, yang memungkinkan kamu untuk mendalami dunia panjat tebing.

Dan setelahnya, kamu akan diajak untuk mengaplikasikan semua yang dipelajari dalam ekspedisi kecil panjat tebing di Gunung Parang.

Paket Belajar Panjat Tebing seharga Rp.500,000 sudah termasuk sertifikat + tshirt + course book + peralatan panjat tebing + instruktur.

Kami hanya membatasi 1 kelas berisi max. 5 orang dalam setiap 'class session'.
Sehingga kami bisa memonitor perkembangan dan pembelajaran kamu secara langsung.

Ayo tunggu apa lagi?
Hubungi HOTLINE BADEGA +62 8787 470 8230

Thursday, January 29, 2015

Disini Setiap Orang Bisa Memanjat Tebing

Welcome to Badega Gunung Parang's Climbing Playground



Banyak yang mengira olahraga panjat tebing adalah olahraga yang sulit dan berbahaya.
Dikatakan sulit jika kita melihatnya dari kacamata umum, tetapi tidak bagi yang mau mempelajari teknik dasar.

Everyone can climbing here


Dikatakan berbahaya jika kita tidak mematuhi prosedur keamanan yang berlaku di olahraga ini.

Di Badega Gunung Parang, semua teknik dasar sampai teknik yang paling ekstrim di dunia panjat tebing diperkenalkan agar semua orang tahu dan paham setiap resiko yang timbul nantinya.

Fun Climbing


Tidak perlu takut, karena anda akan ditemani oleh para instruktur yang berpengalaman dan mereka tahu sampai sebatas mana anda mampu memanjat.

Tidak peduli siapa anda, kami akan ajak anda memanjat tebing dengan menyenangkan.

Selamat datang di tanah para pemanjat tebing !

Thursday, January 22, 2015

Jalur Baru di Tower 3

Jalur Panjat terbaru di Tower 3, Gunung Parang
Jalur baru di Tower 3 Gunung Parang telah dibuat oleh Miftah bersama-sama para pemanjat kampung Cihuni. Jalur yang dibuat ini menggabungkan antara jalur "sport" dan "trad", sehingga memberikan pilihan yang menarik bagi para pemanjat nantinya.

Jalur yang diberi nama "Cihuni Sakti / Mbah Jambrong" memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi dari 5.9 - 5.11 sampai di Pitch 5, selanjutnya meningkat sampai 5.12 - 5.14,. tergantung jalur yang dipilih di atas

Yang lebih menarik lagi, di jalur ini para pemanjat bisa beristirahat atau bermalam di ketinggian 200 meter di sebuah rekahan batu yang bisa menampung 10 orang.
Ruang yang cukup besar ini dulunya adalah sarang burung elang dan beberapa burung lainnya, namun saat ditemukan ruangan ini sudah lama ditinggalkan.
Asumsi kami banyak predator dari telur-telur elang yang dengan mudah mencapai tempat ini seperti monyet atau lutung jawa, sehingga elang dan burung-burung lainnya mencari tempat yang lebih aman.

Di Pitch 5, terdapat sebuah teras besar yang menjadi sebuah gerbang awal dari jalur-jalur "gila" yang akan dibuat oleh Miftah dan kawan-kawan, dan kita menyebut teras ini sebagai 'Flying Camp'.
Di teras ini pula, kita bisa menginap cukup nyaman karena teras ini mampu menampung sekitar 10 orang pula, dan pemandangan di atas sini sangat menarik karena bisa melihat bendungan Jatiluhur dan Cirata dari ketinggian, serta sunrise yang mengagumkan jika cuaca cerah.

Dari 'Flying Camp' kita bisa memilih rute-rute panjat lainnya diatas sini.

Nah siapa yang mau mencoba ?

Sebuah cerita dari SMAN 1 Purwakarta

Photo Session Perpisahan Siswa SMAN 1 Purwakarta
Sudah beberapa kali Badega Gunung Parang kedatangan siswa-siswa pelajar yang memanfaatkan pemandangan alam dan fasilitas disini untuk melakukan sesi foto perpisahan.

Kali ini siswa-siswa dari SMAN 1 Purwakarta datang bersama rombongan dan setumpuk properti foto sesion dengan mengambil tema layaknya tentara.

Sebuah kenangan di Badega Gunung Parang

Tidak begitu sulit untuk mengatur rombongan ini, karena mereka tampaknya sudah terorganisir dengan baik dan telah mempersiapkan temanya sedemikian matang, sehingga foto sesion dari pagi sampai sore sangat lancar meski diselingi dengan hujan gerimis, tetapi tetap semangat.

Seabreg gaya untuk sebuah foto

Foto sesion perpisahan ini selalu dilakukan oleh siswa-siswa SMA selalu dilakukan setiap tahun disaat mereka telah menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA. Momen yang berharga ini dimanfaatkan sebaik- baiknya oleh para siswa untuk bergaya habis-habisan yang mungkin fotonya ditunjukkan ke anak cucunya kelak.

Dibalik sebuah foto, ternyata banyak menyimpan sejuta kenangan di Badega Gunung Parang.

Semoga sesi foto ini bukanlah perpisahan untuk kalian, tapi awal untuk menggapai sebuah cita-cita.

Say "Cheese" to camera above


Wednesday, January 14, 2015

"Sexy" nya alam Purwakarta

Siapa bilang Purwakarta hanya pusat kerajinan keramik terbesar di Indonesia yang ada di Plered,  atau bendungan terbesar di Jatiluhur, atau kolam ikan terbesar di Wanayasa, kayaknya semua serba besar ya di Purwakarta, sampai-sampai air mancur di tengah kota yang namanya Situ Buleud dibuat besar juga, dan konon terbesar se Asia.


Mount Parang (East Face)

Purwakarta juga memiliki gunung batu terbesar se-Asia, namanya Gunung Parang. Dan malah gunung batu ini menjadi ikon provinsi Jawa barat.
Gunung Parang yang terletak di dua desa yaitu Desa Sukamulya untuk sisi Timur dan Desa Pasanggrahan untuk sisi Barat.
Disinilah arena panjat tebing kelas dunia berada, dan gunung ini menjadi teater alam untuk olahraga ekstrim lainnya.


Mount Parang (North Face)


Di kaki gunung Parang inilah terhampar beragam pemandangan yang spektakuler, dari mulai hamparan sawah-sawah terasiring sampai dengan hamparan bebatuan sebesar rumah, ditambah lagi nun jauh disana jika kita melihat dari atas terhampar bendungan Jatiluhur dan Cirata, sungguh "Sexy" sekali pemandangannya.


Padi terace at Badega Gunung Parang

Cobalah datang ke Badega Gunung Parang, sebuah tempat wisata petualangan dan tradisional yang terletak di kampung Cihuni, pada  bulan Januari sampai Agustus, kita akan menemukan pemandangan sawah terasiring sejauh mata memandang terhampar hijau menyegarkan.


Padi Terace at Badega Gunung Parang

Nah tunggu apalagi ?

Ayo berlibur ke Purwakarta dan temukan pemandangan alam yang "sexy" disana.